12 Pengantin Pesta Bersama

12 Pengantin Pesta Bersama
SM/Irawan Aryanto – RAYAKAN KEGEMBIRAAN : 12 pasangan pengantin yang dinikahkan secara massal meluapkan kegembiraannya dengan melepas balon di halaman Gedung Merapi New PRPP Convention Center, Minggu (8/10/2017)

Pria berumur 50 tahun, Tri Susanto grogi saat melangsungkan akad nikah di Gedung Merapi New PRPP Convention Center, Minggu (8 Oktober 2017).

Dia bersama Sugiharti (52) adalah pasangan yang terpilih melakukan akad nikah dengan saksi Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dalam nikah massal Ikapesta Wedding Expo II 2017. Sebanyak 12 pengantin melakukan pesta bersama yang didukung vendor Ikatan Pengusaha Jasa dan Perlengkapan Pesta (Ikapesta).

Tangan kanan Tri bersalaman dengan penghulu, sementara Sugiharti duduk di sebelahnya mengenakan gaun putih. Mereka berada di atas panggung disaksikan 11 pengantin lainnya, anggota Ikapesta, pejabat Pemerintah Kota Semarang, tetangga dan keluarga, serta pengunjung.

Kalimat kabul harus diulang. Pasalnya, kalimat yang seharusnya diucapkan ”Saya terima nikahnya”, diucapkan Tri menjadi ”Saya nikahkan”. Pada kali kedua, saksi menyatakan kalimat Tri benar. Tri dan Sugiharti adalah warga Gisikdrono, Semarang Barat. Keduanya sehari-hari bekerja serabutan.

Tri merasa sangat senang meresmikan hubungannya dalam pernikahan. ”Seperti mimpi. Saya tidak mengira kalau akan mewah begini. Saya juga bangga karena saksinya Pak Hendi,” ucap Sugiharti.

Bernyanyi

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengapresiasi kegiatan sosial yang dilaksanakan Ikapesta. Menurutnya, kegiatan tersebut sukses dan berhasil menyentuh kebutuhan masyarakat. ”Menurut survei, kebahagiaan seseorang sebanyak 99,9 persen didapatkan setelah menikah. Di Semarang, masih cukup banyak keluarga dan calon keluarga tidak mampu menikah resmi.

Muncul alternatif seperti nikah siri dan kumpul kebo. Kami menyambut baik bakti sosial Ikapesta,” kata Hendi. Dia berharap, kegiatan tersebut bisa menjadi agenda rutin yang bekerja sama dengan Pemerintah Kota Semarang.

Hendi dalam kesempatan tersebut bernyanyi untuk para pengantin lagu yang dipopulerkan grup musik Naff berjudul ”Akhirnya Ku Menemukanmu”. ”Semarang butuh banyak tangan, supaya lebih baik dan hebat,” tuturnya.

Ketua Umum Ikapesta Heryjanto mengungkapkan 12 pasangan diambil dari perwakilan semua kecamatan di Semarang. Ikapesta bekerja sama dengan Pemerintah Kota Semarang, Dinas Sosial Kota Semarang, dan Kamar Dagang dan Industri Jawa Tengah untuk menghelat acara ini.

Pasangan paling muda berumur 19 tahun, dan paling lanjut kelahiran Grobogan, 20 April 1954 bernama Soeratman dari Kecamatan Gunungpati. ”Nikah massal ini gratis. Dipersembahkan oleh vendor Ikapesta yang selama ini dikenal mempunyai karya eksklusif. Mulai dari perancang busana, tata rias, dekorasi, foto dan video, dan lainnya dari para anggota Ikapesta,” tukas Heryjanto.

Sumber : suaramerdeka

Subscribe to Our Newsletter

instagram : @ikapesta
sekretariat@ikapesta.com